Nikmat Allah Yang Ramai Manusia Tidak Sedari

3 min


Nikmat.

Pasti anda semua sudah sedia maklum akan pengertian nikmat.

Nikmat secara mudah adalah segala bentuk kebaikan dan kebahagiaan yang dikurniakan Allah kepada hamba-Nya.

Terlalu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita dan takkan pernah kita hitung akan nikmat-nikmat tersebut waima perasan sesuatu perkara itu adalah nikmat dari-Nya.

 

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

– Surah an-Nahl: Ayat 18 –

 

Nikmat Allah itu terlalu besar. Bukan terfokus pada kekayaan dan kewangan sahaja.

Eh betul ke macam tu?

 Okay jom baca artikel di bawah dulu. ^_^

 

NIKMAT YANG RAMAI MANUSIA TERLEPAS PANDANG

Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berkelah di tepi sungai. Si ayah kemudian mengambil bekal air dan meminumnya.

“Segar betul air ni..”, si ayah berkata kepada anaknya.

“Air ini ciptaan Allah yang luar biasa, ia boleh menghilangkan dahaga dan menambahkan tenaga. Air adalah sumber kehidupan makhluk yg hidup di muka bumi ini, tanpa air semua makhluk hidup akan mati.”

 

Pada saat yang sama, seekor ikan mendengar percakapan itu dari bawah permukaan air, ia menjadi gelisah dan ingin tahu apakah yang dikatakan “air” itu, yang kedengarannya segar, ciptaan Allah yang luar biasa, dapat menghilangkan dahaga dan menambah tenaga, dan sumber kehidupan makhluk hidup, serta tanpa air semua makhluk hidup akan mati.

Ikan itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, “Hei, tahukah kamu di manakah air ? Aku telah mendengar perbualan manusia yang luar biasa tentang air.”

Ternyata semua ikan tidak mengetahui di mana air itu, si ikan semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air dan bertemu dengan temannya Si Katak.

Si Ikan bertanyakan hal yg sama kepada Si Katak, “Katak, tahukah kamu di manakah air ?”

Katak pun tertawa dan menjawab , “Tak usah gelisah temanku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu tidak menyedari kehadirannya. Memang benar, air itu luar biasa, sumber kehidupan dan tanpa air kita akan mati. Tetapi untuk mengetahuinya mari ikut aku..”,

Si katak melompat ke atas daun teratai diikuti oleh ikan.

“Hap…hap…hap aku disini tidak boleh bernafas..”, kata ikan, dan ikan pun melompat kembali ke dalam air sungai. Akhirnya ikan tersebut memahami apa itu air, dan air itu memang luar biasa dan sumber kpd kehidupannya.

Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan, mencari ke sana ke mari tentang kehidupan dan kebahagiaan, walhal dia sedang menjalaninya dan menyelaminya, bahkan kebahagiaan sedang mengelilinginya sehingga dia sendiri tidak menyedarinya.

Nikmat Allah itu seperti air di sekeliling ikan, sangat banyak meliputi kehidupan kita, sehingga kita terkadang tak sedar bahawa semuanya adalah nikmatNya.

Kita mengeluh mendapat musibah, padahal kita tidak pernah bersyukur atas nikmat yang tak terhingga.

Kita merasakan nikmat sihat bila kita sakit,

Kita merasakan nikmat kaya, setelah kita jatuh miskin,

Kita merasakan nikmat kasih sayang setelah orang yang dekat dengan kita tiada.

Seperti ikan merasakan nikmat air ketika dia di daratan.

 

Firman Allah :

 

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nkmat Allah, tidaklah dapat kamu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”

– Surah Ibrahim : ayat 34 –

Kredit to : Unknown

 

‎Nah, banyak nikmat dan kebaikan yang ada di sekeliling kita, sama ada kita sedar atau tidak, dan mungkin juga kita terlepas pandang akan nikmat-nikmat tersebut.

Sebagai contoh, acapkali kita merungut apabila turunnya hujan. Kenapa merungut?

Mungkin sebab kita baru lepas basuh kereta atau plan kita pada hari tersebut terpaksa ditangguhkan asbab turunnya hujan.

Namun tanpa kita sedar, hujan yang turun itu mungkin suatu rahmat bagi makhluk Allah yang lain.

Negeri yang dilanda kemarau.

Manusia atau haiwan yang kehausan.

Justeru berhentilah mengeluh.

Syukurlah.

Syukurlah maka Allah akan tambahkan nikmat kepadamu. Semoga kita semua tergolong dalam golongan hamba Allah yang bersyukur.

Aamiin.


What's Your Reaction?

cute cute
2
cute
lol lol
0
lol
angry angry
2
angry
love love
34
love
omg omg
2
omg
cry cry
6
cry

0 Comments

Komen kata anda jika anda suka entri ni: